Bisnis kolam renang kini semakin diminati sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi air yang nyaman dan terjangkau, usaha kolam renang menjadi alternatif bisnis yang potensial, baik di kota maupun di desa. Bahkan, dengan pengelolaan yang tepat, modal usaha kolam renang bisa kembali dalam waktu yang relatif cepat.
Namun, sebelum memulai, banyak calon pelaku usaha kebingungan menghitung budget buat kolam renang. Artikel ini akan membahas secara lengkap faktor-faktor yang mempengaruhi biaya, estimasi modal awal, serta strategi agar usaha kolam renang Anda bisa dimulai secara efisien.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Modal Usaha Kolam Renang
Tidak semua kolam renang membutuhkan biaya yang sama. Berikut beberapa faktor penting yang menentukan biaya pembuatan kolam renang:
a. Luas dan Ukuran Kolam
Semakin besar ukuran kolam, tentu semakin besar pula biaya pembangunannya. Misalnya, kolam renang ukuran 4×8 meter akan jauh lebih murah dibanding ukuran 8×20 meter. Selain itu, kedalaman kolam juga mempengaruhi biaya pengerjaan struktur.
b. Lokasi Pembangunan
Tanah yang strategis dan mudah diakses biasanya lebih mahal. Selain itu, lokasi dengan kondisi tanah keras, akses air bersih, dan legalitas lahan yang jelas akan mempermudah proses pembangunan.
Anda juga perlu mempertimbangkan biaya perizinan jika ingin membangun kolam renang komersial.
c. Tipe Kolam
Tipe kolam renang juga sangat menentukan biaya. Kolam renang untuk keperluan pribadi tentu berbeda dengan kolam renang wisata atau edukasi. Semakin kompleks fungsinya, semakin tinggi biaya bikin kolam renang.
d. Desain dan Fasilitas Tambahan
Fitur tambahan seperti gazebo, seluncuran air (water slide), kantin, kamar bilas, dan area duduk akan menambah kenyamanan pengunjung, tapi juga berdampak langsung pada besarnya modal awal.
Rincian Modal Awal Usaha Kolam Renang
Berikut ini adalah komponen biaya utama yang perlu Anda siapkan saat memulai modal usaha kolam renang:
- Lahan: Jika Anda belum memiliki lahan sendiri, pembelian tanah bisa menghabiskan mulai dari
Rp100 juta–Rp300 juta tergantung lokasi dan luasnya.
- Pembangunan kolam: Biaya pembangunan struktur kolam, dinding, finishing, dan waterproofing berkisar antara Rp100 juta hingga Rp250 juta untuk ukuran standar.
- Sistem sirkulasi air: Meliputi pompa, filter, pipa saluran masuk dan keluar, berkisar antara Rp20 juta–Rp50 juta tergantung kapasitas.
- Fasilitas tambahan: Toilet, ruang ganti, taman kecil, signage, area tunggu bisa menambah Rp20 juta–Rp50 juta.
Jika dijumlahkan, budget buat kolam renang standar untuk usaha bisa dimulai dari kisaran Rp200 juta–Rp400 juta tergantung skala dan konsepnya.
Estimasi Biaya Pembuatan Kolam Renang Wisata & Mini Waterboom

Jika Anda ingin mengembangkan usaha lebih besar, seperti kolam renang wisata atau mini waterpark, maka biayanya tentu lebih besar. Berikut estimasi biaya pembuatan kolam renang wisata:
- Kolam wisata dengan tema alam atau kolam keluarga lengkap dengan seluncuran air dan taman bisa menelan biaya Rp300 juta–Rp700 juta.
- Untuk biaya pembuatan waterboom kecil dengan dua atau tiga seluncuran mini dan area bermain anak, biaya bisa mencapai Rp500 juta–Rp1 miliar tergantung wahana yang digunakan.
Sebagai perbandingan:
- Kolam biasa: cocok untuk usaha rumahan atau privat.
- Kolam wisata: cocok untuk desa wisata atau kawasan agrowisata.
- Mini waterpark: cocok di daerah padat penduduk sebagai destinasi hiburan keluarga.
Strategi Menghemat Modal dan Biaya Operasional
Agar modal tetap efisien tanpa mengorbankan kualitas, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Gunakan desain kolam yang simpel dan mudah perawatan. Bentuk persegi panjang lebih efisien daripada bentuk bebas.
- Pilih mesin pompa dan filter berkualitas yang sudah satu paket dan bergaransi resmi.
- Gunakan bahan bangunan lokal yang berkualitas untuk menekan biaya pembangunan kolam renang.
- Bangun bertahap, mulai dari fasilitas inti dan tambahkan fitur tambahan secara bertahap saat bisnis sudah berjalan.
Dengan strategi ini, Anda bisa menekan budget buat kolam renang tanpa mengurangi nilai jual dari bisnis Anda.
Tips Memulai & Menjalankan Usaha Kolam Renang
Memulai usaha kolam renang memerlukan perencanaan yang matang. Berikut hal-hal yang wajib diperhatikan:
- Perizinan: Urus legalitas usaha seperti IMB, izin usaha pariwisata, dan lainnya sesuai peraturan daerah.
- Sumber air dan sanitasi: Pastikan sumber air bersih cukup, serta sistem sanitasi aman dan ramah lingkungan.
- Strategi promosi saat buka kolam renang: Berikan diskon pembukaan, adakan lomba renang anak, atau kerja sama dengan sekolah-sekolah sekitar.
Konsistensi dalam menjaga kebersihan kolam dan keamanan pengunjung juga menjadi kunci utama dalam mempertahankan bisnis Anda.
Konsultasi & Pembangunan Kolam Renang bersama Raga Pool
Jika Anda serius ingin memulai bisnis kolam renang, bekerja sama dengan kontraktor berpengalaman sangat penting.
Raga Pool hadir sebagai jasa kontraktor kolam renang profesional yang siap membantu mulai dari tahap:
- Konsultasi desain dan anggaran
- Perencanaan dan visualisasi 3D
- Proses pembangunan hingga selesai
- Perawatan rutin kolam renang setelah jadi
Dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang ini, Raga Pool juga memberikan estimasi biaya pembuatan kolam renang secara transparan, dan konsultasi GRATIS bagi Anda yang sedang merancang bisnis kolam renang.
Kesimpulan
Memulai usaha kolam renang memang memerlukan modal besar, namun potensi keuntungan yang ditawarkan sangat sepadan. Apalagi jika Anda mampu mengelola dengan strategi yang tepat dan memilih desain kolam yang sesuai target pasar.
Jangan biarkan kebingungan tentang modal usaha kolam renang menghambat langkah Anda. Konsultasikan ide dan kebutuhan Anda langsung dengan tim Raga Pool dan wujudkan kolam renang impian yang siap menghasilkan cuan jangka panjang.
👉 Hubungi Tim Raga Pool Sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik dan konsultasi gratis hari
ini!



